Choose Your Color

Pengumuman

Penting

Saat ini akun instagram @fkmthi_nasional di ambil alih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kami sedang mencoba untuk memulihkan, kepada pengunjung diharapkan untuk tidak terprovokasi dan terhasut oleh postingan terbaru di instagram kami.

Informasi

Pengumuman

Pengurus Pusat FKMTHI Buka Kegiatan Tadarus Nusantara VI

Pengurus Pusat FKMTHI Buka Kegiatan Tadarus Nusantara VI

  • 2022-04-11 00:45:22
  • Administrator
  • Pengumuman

Fkmthi.com – Pengurus Pusat (PP) Forum Komuniasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTI) baru saja membuka program Tadarus Nusantara VI pada Minggu, 10 April 2022.

Pembukaan Program Tadarus Nusantara berlangsung pada pukul 15:30 WIB secara virtual melalui Zoom Meeting.

Ketua pelaksana, Khafiatus Sholihin mengatakan, acara Tadarus Nusantara ini melibatkan seluruh HMJ, HIMA, HMPS, DEMA, BEM Tafsir Hadis yang tergabung dengan FKMTHI.

“Seluruh anggota tersebut melalui kordinasi dengan para Kordinator Wilayah (Korwil) FKMTHI yang ada di Indonesia,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk acara puncak kegiatan Tadarus Nusantara ini akan berlangsung di masjid Istiqlal Jakarta.

Anas Munaji, selaku Ketua Umum PP FKMTHI menyampaikan, Tadarus Nusantara ke-VI mengusung tema “Untuk Persatuan Indonesia dan Perdamaian dunia”.

“Harapannya semoga kita bisa menggali nilai-nilai persatuan dan perdamaian yang sudah ada di dalam al-Qur'an dan al-Hadis,” ujar Anas.

Lebih lanjut, Anas juga berharap kegiatan Tadarus Nusantara ini tidak hanya melibatkan mahasiswa Tafsir Hadis, tapi seluruh elemen. Baik lintas jurusan, dan juga kalangan masyarakat secara global.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Dr. H. Waryono, M.Ag mengapresiasi kegiatan Tadarus Nusantara yang diusung FKMTHI ini.

“Tradisi ini tidak boleh terhenti hanya sebatas kegiatannya saja, tapi harus mampu mengamalkan dan memahami al-Qur'an dan al-Hadis ke depannya,” ujarnya saat membuka kegiatan Tadarus Nusantara VI.

Ia juga mengimbau kepada mahasiswa Tafsir Hadis lebih masif di media untuk menyebarkan dakwah dan pesan-pesan perdamaian. Karena menurutnya saat ini manusia hidup di era digital yang dapat diakses oleh semua kalangan. (Sofhal)