Choose Your Color

Informasi

Pengumuman

Mahasiswa IAT IAI Cirebon Sabet 2 Emas dalam Ajang PIOSIMA

Mahasiswa IAT IAI Cirebon Sabet 2 Emas dalam Ajang PIOSIMA

  • 2022-07-18 21:51:41
  • Administrator
  • Pengumuman

Fkmthi.com, Cirebon - Mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Institut Agama Islam Cirebon (IAIC) berhasil meraih 2 medali emas pada kegiatan PIOSIMA (Pekan Ilmiah, Olahraga dan Seni Mahasiswa) yang ke-2 yang digelar oleh KOPERTAIS Wilayah II Jawa Barat.

Kegiatan PIOSIMA itu merupakan ajang penyelenggaraan kompetisi keilmuan, olahraga dan seni mahasiswa tingkat Kopertais Wilayah II Jawa Barat bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS).

Kegiatan ini diselenggarakan 2 tahun sekali dengan tujuan untuk meningkatkan pembinaan keilmuan, keterampilan dan mencari mahasiswa unggul baik dalam prestasi akademik maupun non akademik.

Adapun mahasiswa yang berhasil menyabet 2 emas dalam ajang tersebut yakni Dewi Nurfatimatuzzahro, mahasiswi prodi IAT IAI Cirebon berhasil memperoleh juara 1 pada perlombaan cabang Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) puteri dan Muhammad Hardianto, mahasiswa prodi IAT IAI Cirebon yang berhasil memperoleh juara 1 pada perlombaan cabang kaligrafi putera.

“Saya sangat bersyukur karena dapat memenangkan lomba MQK ini. Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada kedua orang tua dan guru-guru saya, karena senantiasa selalu mendoakan dan memberikan dorongan,” ucap Dewi Nurfatimatuzzahro saat diwawancarai pada Selasa (12/7/2022).

Ia berharap semoga prestasinya tidak berhenti sampai di sini, namun terus berkelanjutan untuk kedepannya, serta semoga menjadi motivasi untuk teman-teman yang lain.

Sementara itu, Muhammad Hardianto mengatakan, dirinya sangat bersyukur bisa meraih juara 1 lomba kaligrafi pada ajang PIOSIMA ini. Menurutnya, prestasi ini tidak lain berkat doa dan dorongan dari kedua orang tua dan guru.

“Saya sangat bersyukur karena dapat meraih juara 1 lomba kalighrafi pada ajang PIOSIMA ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Muhammad Hardianto mengatakan bahwa semua capaiannya tersebut tidak lain berkat doa dan dorongan dari kedua orang tua dan guru.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada kedua orang tua, para guru, Rektor IAI Cirebon dan juga rekan-rekan mahasiswa,” ujar Hardianto.

Ia berprinsip untuk terus berlatih dalam menulis kaligrafi. Terlebih lagi menurutnya yang ditulis adalah ayat-ayat Alquran. (Aditia)